FISIPERS - Good News, Good IdeasFISIPERS - Good News, Good Ideas
  • Home
  • Berita
  • Opini
  • Seputar FISIP
  • Kategori Lainya
    • Edukasi
    • Event
    • Hiburan dan Gaya Hidup
  • Pages
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Galeri
Reading: Mahasiswa FISIP UNMUL : Tolak Dinasti Politik dan KKN di Kalimantan Timur
Share
Notification Show More
Latest News
Mahasiswa FISIP UNMUL : Tolak Dinasti Politik dan KKN di Kalimantan Timur
April 23, 2026
Ribuan Massa Gelar Aksi di DPRD Kaltim, Soroti Dugaan Praktik KKN di Lingkungan Pemprov
April 23, 2026
“Kaltim Darurat”: Massa Desak Audit Total Pemprov dan Hak Angket, DPRD Teken Tuntutan di Tengah Tekanan Aksi
April 23, 2026
Lebih Dari Sekedar Kebaya: Menggali Ulang Jejak Kartini di Era Digital
April 22, 2026
BEM KM UNMUL Memberikan Kartu Merah Kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Pada Kegiatan BEM FISIP UNMUL.
April 3, 2026
Aa
Aa
FISIPERS - Good News, Good IdeasFISIPERS - Good News, Good Ideas
  • Berita
  • Seputar FISIP
  • Edukasi
  • Event
  • Opini
  • Hiburan dan Gaya Hidup
  • Categories
    • Seputar FISIP
    • Opini
    • Berita
    • Hiburan dan Gaya Hidup
    • Event
    • Edukasi
  • Bookmarks
  • Lainya
    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Galeri
Have an existing account? Sign In
  • Advertise
© 2026 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS - Fakulltas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman
FISIPERS - Good News, Good Ideas > Blog > Berita > Mahasiswa FISIP UNMUL : Tolak Dinasti Politik dan KKN di Kalimantan Timur
Berita

Mahasiswa FISIP UNMUL : Tolak Dinasti Politik dan KKN di Kalimantan Timur

FISIPERS UNMUL
By FISIPERS UNMUL Published April 23, 2026
Last updated: 2026/04/23 at 11:43 PM
Share
SHARE

FISIPERS – Situasi politik di Kalimantan Timur memanas seiring berlangsungnya aksi demonstrasi besar-besaran yang dipusatkan di dua lokasi, yakni Kantor DPRD Kalimantan Timur dan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Senin (21/4). Ribuan massa yang terdiri dari mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat turun ke jalan menyuarakan kritik terhadap kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud. Aksi tersebut menjadi salah satu gelombang protes terbesar di Kalimantan Timur sepanjang tahun ini.

PROPERTY OF FISIPERS (by Exccel, Rasya, Hanafi)

Di tengah gelombang aksi tersebut, Mahasiswa FISIP UNMUL turut memberikan tanggapan dan sikap politik terkait demonstrasi yang berlangsung. Mereka menyoroti berbagai persoalan tata kelola pemerintahan daerah, mulai dari dugaan praktik dinasti politik, kurangnya transparansi, hingga tuntutan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim).

Dalam aksi tersebut, Rossa selaku Presiden BEM FISIP UNMUL turut berorasi menyampaikan kekecewaan terhadap kinerja Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Rudy Mas’ud. 

Dirinya menilai pemerintah belum menunjukkan transparansi, kurang responsif terhadap aspirasi rakyat, serta diduga masih mempertahankan praktik dinasti politik dan nepotisme melalui penempatan keluarga maupun kelompok dekat di jabatan strategis.

“Harapan kami dalam aksi ini bukan untuk melengserkan Rudy–Seno. Kami hanya berharap DPRD dapat mengeluarkan hak angket untuk memanggil gubernur dan wakil gubernur, agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja serta kebijakan-kebijakan yang telah mereka keluarkan,” ungkap Joefinlay, Wakil Presiden BEM FISIP UNMUL saat diwawancarai pada aksi 21 April lalu. 

Ia menegaskan bahwa tujuan aksi bukan untuk melengserkan gubernur dan wakil gubernur, melainkan mendesak DPRD menggunakan kewenangannya untuk melakukan evaluasi secara resmi.

Dalam aksi ini, massa aksi membawa tiga tuntutan utama dalam demonstrasi tersebut. Pertama, penghapusan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di lingkup Pemprov Kaltim. Kedua, evaluasi total terhadap kinerja pemerintah daerah. Ketiga, peninjauan kembali kebijakan-kebijakan yang telah dikeluarkan gubernur dan wakil gubernur.

Selain itu, Rossa dalam orasinya juga menyoroti dugaan gaya hidup mewah pejabat di tengah masih banyaknya persoalan kesejahteraan masyarakat yang belum terselesaikan, seperti pendidikan, kesehatan, perlindungan perempuan, serta kebutuhan kelompok rentan lainnya.

PROPERTY OF FISIPERS (by : Rasya)

“Belum lagi kita membahas rumah Rp 25,5 miliar, mobil Rp8,5 miliar. Apakah duit-duit yang hari ini digunakan itu untuk kesejahteraan masyarakat? Tidak. Masih banyak kesejahteraan yang belum dipenuhi untuk kelompok rentan, perempuan, pendidikan, dan kesehatan. Tapi nyatanya, satu tahun kepemimpinan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur belum memberikan progres yang signifikan,” serunya di hadapan massa aksi.

Melalui aksi ini, mahasiswa selaku salah satu massa aksi berharap DPRD Kalimantan Timur segera mengambil langkah konkret untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah daerah demi terciptanya pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat.

“Demo hari ini tidak anarkis dan berjalan dengan lancar sesuai hasil konsolidasi,” ungkap mereka saat diwawancarai di depan Kantor Gubernur.

Dikutip dari wawancara Pewarta FISIPERS dengan dua mahasiswi FISIP UNMUL, Nazwa dan Alya, mereka menegaskan bahwa aksi yang berlangsung berjalan tertib dan kondusif. Tidak terlihat adanya tindakan anarkis, baik dari mahasiswa maupun masyarakat sipil yang turut menyampaikan aspirasi terkait isu dinasti politik dan praktik KKN di Kalimantan Timur.

“Kami hanya ingin bernegosiasi, tapi pemerintah tidak keluar dan tidak menemui massa,” lanjut mereka.

Pernyataan dari sepasang mahasiswi FISIP UNMUL tersebut menegaskan bahwa massa aksi pada dasarnya mengedepankan upaya dialog dengan pemerintah. Namun, tidak adanya respons dari pihak pemerintah yang tidak menemui massa di lokasi aksi menimbulkan kekecewaan, sekaligus menunjukkan terhambatnya proses komunikasi antara demonstran dan pemerintah. 

“Harapannya aksi ini tetap berjalan aman sampai selesai,” tutupnya.

Mereka pun menutup wawancara dengan harapan agar aksi yang berlangsung dapat tetap kondusif dan berjalan tanpa adanya tindakan anarkis.

 

(sya, sss, nad, wfa, grd)

You Might Also Like

Ribuan Massa Gelar Aksi di DPRD Kaltim, Soroti Dugaan Praktik KKN di Lingkungan Pemprov

“Kaltim Darurat”: Massa Desak Audit Total Pemprov dan Hak Angket, DPRD Teken Tuntutan di Tengah Tekanan Aksi

Lebih Dari Sekedar Kebaya: Menggali Ulang Jejak Kartini di Era Digital

BEM KM UNMUL Memberikan Kartu Merah Kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur Pada Kegiatan BEM FISIP UNMUL.

Diskusi Publik “Kaltim Strategic Issue Monitoring Jilid 2 (K-SIM)” : Menakar Satu Tahun Kepemimpinan Rudy-Seno.”

FISIPERS UNMUL April 23, 2026
Share this Article
Facebook TwitterEmail Print
Previous Article Ribuan Massa Gelar Aksi di DPRD Kaltim, Soroti Dugaan Praktik KKN di Lingkungan Pemprov

Stay Connected

Instagram Follow
Youtube Subscribe

Latest News

Mahasiswa FISIP UNMUL : Tolak Dinasti Politik dan KKN di Kalimantan Timur
Berita
Ribuan Massa Gelar Aksi di DPRD Kaltim, Soroti Dugaan Praktik KKN di Lingkungan Pemprov
Berita
“Kaltim Darurat”: Massa Desak Audit Total Pemprov dan Hak Angket, DPRD Teken Tuntutan di Tengah Tekanan Aksi
Berita
Lebih Dari Sekedar Kebaya: Menggali Ulang Jejak Kartini di Era Digital
Berita Hiburan dan Gaya Hidup
//

Resmi didirikan pada tahun 2022, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS merupakan unit kegiatan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman yang berfokus pada bidang jurnalistik dan multimedia.

Menu Lainya

  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • GALERI

Kategori

  • BERITA
  • SEPUTAR FISIP
  • EDUKASI
  • EVENT
  • HIBURAN DAN GAYA HIDUP
  • OPINI
April 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    

© 2026 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS - Fakulltas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman

Selamat Datang Di FISIPERS

Good News, Good Ideas!

https://fisipers.fisip.unmul.ac.id

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?