FISIPERS - Good News, Good IdeasFISIPERS - Good News, Good Ideas
  • HOME
  • BERITA
  • OPINI
  • SEPUTAR FISIP
  • KATEGORI LAINNYA
    • EDUKASI
    • EVENT
    • HIBURAN DAN GAYA HIDUP
  • PROFIL
    • TENTANG KAMI
    • KONTAK
    • GALERI
    • BOOKLET
    • SEJARAH
Reading: Dari Kartini Hingga Masa Kini: Perjuangan Menuju Emansipasi dan Keadilan Hak
Share
Notification Show More
Latest News
“Kaltim Jadi Anak Tiri” : Massa Soroti Lambatnya Respon Pemerintah
September 5, 2026
Mengusung Semangat “See. Think. Tell” LPM Sketsa Unmul Cetak Bibit Jurnalis Muda Lewat PJTD 2026
September 4, 2026
Kebakaran di Lahan Rehabilitasi Hutan, Penyebab Masih Diselidiki
August 27, 2026
Problematika Tak Kunjung Berakhir : Tindakan Diskriminatif pada Komunitas LGBTIQ+ Menjadi Persoalan Serius
August 22, 2026
Tindakan Diskriminatif Berujung Aksi Kekerasan terhadap LGBTIQ+ : Perlunya Kebijakan Perlindungan Kaum Marjinal
August 20, 2026
Aa
Aa
FISIPERS - Good News, Good IdeasFISIPERS - Good News, Good Ideas
  • HOME
  • BERITA
  • OPINI
  • SEPUTAR FISIP
  • KATEGORI LAINNYA
  • PROFIL
  • HOME
  • BERITA
  • OPINI
  • SEPUTAR FISIP
  • KATEGORI LAINNYA
    • EDUKASI
    • EVENT
    • HIBURAN DAN GAYA HIDUP
  • PROFIL
    • TENTANG KAMI
    • KONTAK
    • GALERI
    • BOOKLET
    • SEJARAH
Have an existing account? Sign In
© 2026 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS - Fakulltas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman
FISIPERS - Good News, Good Ideas > Blog > Opini > Dari Kartini Hingga Masa Kini: Perjuangan Menuju Emansipasi dan Keadilan Hak
Opini

Dari Kartini Hingga Masa Kini: Perjuangan Menuju Emansipasi dan Keadilan Hak

FISIPERS UNMUL
By FISIPERS UNMUL Published April 23, 2025
Last updated: 2025/05/03 at 1:17 PM
Share
SHARE

Ketika mendengar tentang keadilan hak antara laki – laki dan perempuan, apa yang akan pertama terlintas di kepala kalian?. Apakah konsep keadilan itu sendiri?. Banyak pertanyaan yang akan muncul ketika kita membahas tentang emansipasi. Emansipasi sendiri dapat berarti kesamaan hak dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat. Yang berarti, kesamaan kesempatan dalam setiap aktivitas yang dilakukan. Hingga saat ini, masih banyak masyarakat yang mendapat diskriminasi hanya karena jenis kelamin mereka. Hal ini yang diperjuangkan sejak lama, bahkan sejak era R.A Kartini.

Perjuangan R.A Kartini dalam memperjuangkan hak pendidikan, kebebasan berpikir dan keadilan sosial di Indonesia menjadi pondasi awal dalam konsep emansipasi di Indonesia. Berawal dari kegelisahan, hingga menjadi buah pemikiran dalam perjuangan. Apakah perjuangan akan berhenti hingga disini saja? tentu jelas tidak. Hingga saat ini, perjuangan kita telah berhasil membuat perempuan mendapat banyak hak mereka. Walaupun begitu, masih banyak tantangan yang perlu kita lewati. Masih banyak stigma yang berakhir diskriminasi hingga kasus kekerasan seksual.

Apakah kita, laki – laki akan membiarkan diskriminasi yang ada? atau ikut memperjuangkan emansipasi kita bersama?. Disinilah, perjuangan menuju emansipasi dan keadilan tidak bisa diletakkan hanya kepada pundak perempuan. Bahkan tidak jarang, kita laki – laki juga mendapat diskriminasi. Stereotip yang hadir di masyarakat membuat laki – laki tidak sadar apabila mereka mendapat perilaku diskriminasi hingga perampasan hak. Laki – laki juga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjuangan ini. Tidak ada lagi ketimpangan satu pihak, tidak ada lagi pemberian titik berat kepada satu pihak saja. 

“Protect your daughter” atau “educate your son”. Tren yang belakangan ini muncul di sosial media, jangan lagi kita mengkotak-kotakkan hal seperti ini. Kita harus melakukan keduanya, memberi edukasi kepada perempuan dan laki – laki. Keadilan bukan hanya tentang “siapa”, tetapi tentang kita bersama. Emansipasi yang diperjuangkan hanya oleh perempuan akan menjadi perjuangan yang pincang. Emansipasi yang tidak diperjuangkan oleh laki – laki hanya akan menjadi lingkaran diskriminasi. Perjuangan yang sesungguhnya adalah ketika seluruh masyarakat berdiri di sisi keadilan.

Perjuangan R.A Kartini dalam memperjuangkan hak perempuan menjadi pemantik awal di Indonesia. R.A Kartini membuka jalan untuk memperjuangkan keadilan hak untuk perempuan, bahkan perjuangan yang ada terasa hingga sekarang. Kartini telah berhasil memantik api perjuangan, selanjutnya adalah peran kita dalam meneruskan perjuangan yang ada. Beban peradaban akan terlalu berat apabila diberikan kepada satu atau segelintir orang saja. Maka dari itu, perlu adanya estafet perjuangan. Estafet yang tidak hanya ditanggung oleh perempuan saja, tetapi merangkul semua termasuk laki-laki. Dengan segala pergerakan yang ada, kita perlu melihat perjuangan ini sebagai perjuangan bersama. Jangan sampai muncul lagi stigma bahwasannya perempuan yang memperjuangkan hak-hak emansipasi. Tetapi, laki-laki juga harus memperjuangkan hal tersebut. Terimakasih harus kita sampaikan kepada para pejuang perempuan yang telah memantik api perjuangan ini, termasuk R.A Kartini. Marilah kita terus meneruskan api perjuangan yang ada.

 

Nama: Jumpa Perdana Putra

Prodi: Ilmu Pemerintahan (2024)

You Might Also Like

Esensi Pengkaderan, Perbaiki Sistem yang Tidak Relevan di Ospek FISIP!

Pacaran yang Membungkam Suara Anak : Refleksi Child Grooming dari Buku Broken Strings

Nuansa Nasional di Politik Kampus

Dana Rp200 Triliun untuk Stabilitas: Solusi Nyata atau Hanya Janji Semata?

Ketika Bendahara Negara Angkat Kaki: Stabilitas Bukan Lagi Sekadar Janji

FISIPERS UNMUL April 23, 2025
Share this Article
Facebook TwitterEmail Print
Previous Article JERITAN YANG MENGGEMA DI RUANG BISU
Next Article Kemenangan Itu Ketika Tidak Lagi Melawan

Stay Connected

Instagram Follow
Youtube Subscribe

Latest News

“Kaltim Jadi Anak Tiri” : Massa Soroti Lambatnya Respon Pemerintah
Berita
Mengusung Semangat “See. Think. Tell” LPM Sketsa Unmul Cetak Bibit Jurnalis Muda Lewat PJTD 2026
Berita Event
Kebakaran di Lahan Rehabilitasi Hutan, Penyebab Masih Diselidiki
Berita
Problematika Tak Kunjung Berakhir : Tindakan Diskriminatif pada Komunitas LGBTIQ+ Menjadi Persoalan Serius
Berita
//

Resmi didirikan pada tahun 2022, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS merupakan unit kegiatan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman yang berfokus pada bidang jurnalistik dan multimedia.

Menu Lainya

  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • GALERI
  • BOOKLET

Kategori

  • BERITA
  • SEPUTAR FISIP
  • EDUKASI
  • EVENT
  • HIBURAN DAN GAYA HIDUP
  • OPINI
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    

© 2026 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS - Fakulltas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman

Selamat Datang Di FISIPERS

Good News, Good Ideas!

https://fisipers.fisip.unmul.ac.id

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?