FISIPERS - Good News, Good IdeasFISIPERS - Good News, Good Ideas
  • HOME
  • BERITA
  • OPINI
  • SEPUTAR FISIP
  • KATEGORI LAINNYA
    • EDUKASI
    • EVENT
    • HIBURAN DAN GAYA HIDUP
  • PROFIL
    • TENTANG KAMI
    • KONTAK
    • GALERI
    • BOOKLET
    • SEJARAH
Reading: Pertanyakan Hak Pendidikan Maba, Aliansi Mahasiswa Unmul Sempat Lakukan Aksi Protes Kenaikan UKT dan Penerapan IPI Sebelum Kebijakan Tersebut Resmi Dibatalkan
Share
Notification Show More
Latest News
“Kaltim Jadi Anak Tiri” : Massa Soroti Lambatnya Respon Pemerintah
September 5, 2026
Mengusung Semangat “See. Think. Tell” LPM Sketsa Unmul Cetak Bibit Jurnalis Muda Lewat PJTD 2026
September 4, 2026
Kebakaran di Lahan Rehabilitasi Hutan, Penyebab Masih Diselidiki
August 27, 2026
Problematika Tak Kunjung Berakhir : Tindakan Diskriminatif pada Komunitas LGBTIQ+ Menjadi Persoalan Serius
August 22, 2026
Tindakan Diskriminatif Berujung Aksi Kekerasan terhadap LGBTIQ+ : Perlunya Kebijakan Perlindungan Kaum Marjinal
August 20, 2026
Aa
Aa
FISIPERS - Good News, Good IdeasFISIPERS - Good News, Good Ideas
  • HOME
  • BERITA
  • OPINI
  • SEPUTAR FISIP
  • KATEGORI LAINNYA
  • PROFIL
  • HOME
  • BERITA
  • OPINI
  • SEPUTAR FISIP
  • KATEGORI LAINNYA
    • EDUKASI
    • EVENT
    • HIBURAN DAN GAYA HIDUP
  • PROFIL
    • TENTANG KAMI
    • KONTAK
    • GALERI
    • BOOKLET
    • SEJARAH
Have an existing account? Sign In
© 2026 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS - Fakulltas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman
FISIPERS - Good News, Good Ideas > Blog > Berita > Pertanyakan Hak Pendidikan Maba, Aliansi Mahasiswa Unmul Sempat Lakukan Aksi Protes Kenaikan UKT dan Penerapan IPI Sebelum Kebijakan Tersebut Resmi Dibatalkan
BeritaTerbaru

Pertanyakan Hak Pendidikan Maba, Aliansi Mahasiswa Unmul Sempat Lakukan Aksi Protes Kenaikan UKT dan Penerapan IPI Sebelum Kebijakan Tersebut Resmi Dibatalkan

FISIPERS UNMUL
By FISIPERS UNMUL Published June 13, 2024
Last updated: 2024/06/13 at 8:58 PM
Share
SUMBER GAMBAR: ARSIP FISIPERS
SHARE

FISIPERS – Pada Senin (27/5) lalu, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) laksanakan aksi di halaman rektorat Unmul. Mahasiswa memprotes kebijakan penerapan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) di Unmul.

Massa memulai aksi ini dengan berjalan bersama-sama sambil menyanyikan lagu satir dan yel-yel yang menyinggung kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) serta IPI. Setibanya di depan rektorat, aliasnsi sampaikan orasi dan tuntutan secara bergantian.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unmul, M. Ilham Maulana, sebut tuntutan utama dari aksi ini adalah penolakan IPI secara merata di Unmul. Penolakan ini didasarkan pada fakta bahwa IPI tidak seharusnya diterapkan di Unmul yang merupakan PTN-BLU (Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Layanan Umum).

“IPI wajib ditetapkan ketika PTN berbadan hukum, sementara Unmul sendiri berbadan layanan umum. Rata-rata IPI ditetapkan di seluruh fakultas. Menurut regulasi nomor 2 tahun 2024, IPI dapat ditetapkan jika diperlukan untuk mengembangkan fasilitas. Contohnya, fakultas saintek yang membutuhkan laboratorium dan tempat praktik. Namun, harus sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan situasi perekonomiannya,” jelas Maulana.

Wakil Rektor Bidang Umum, Sumber Daya Manusia dan Keuangan Unmul, Ir. Sukartiningsih, M.Sc, Ph.D., IPU, turun menanggapi massa sesaat setelah mereka mencoba masuk ke dalam gedung rektorat. Sukartiningsih menjawab tuntutan massa, namun mahasiswa merasa tidak puas dan menilai bahwa respon yang diberikan oleh Wakil Rektor II Unmul tersebut sangat normatif.

SUMBER GAMBAR: ARSIP FISIPERS

“Sangat tidak puas karena hampir satu jam mendengar respon dari WR II. Respon yang diberikan sangat normatif. Padahal, dua tuntutan yang kami minta adalah menolak IPI secara merata di Unmul dan meminta jajaran atau pimpinan rektorat Universitas Mulawarman untuk menunjukkan sikap dengan penolakan IPI. Dua tuntutan itu tidak dijawab dan hanya diberikan respon normatif,” tambah Maulana saat diwawancarai awak Fisipers di halaman gedung rektorat.

Sukartiningsih menjelaskan bahwa penerapan IPI di Unmul hanya berlaku untuk mahasiswa angkatan 2024 yang diterima melalui jalur mandiri. Selain itu, wakil rektor ini menjelaskan bahwa penerapan IPI di Unmul diperlukan karena UKT tidak dapat menutupi biaya pembangunan gedung dan fasilitas guna menunjang pembelajaran.

SUMBER GAMBAR: ARSIP FISIPERS

“IPI untuk pembangunan gedung serta fasilitas diperlukan dalam menunjang pembelajaran karena UKT tidak dapat menutupinya. Uang kuliah yang diinginkan mahasiswa tentu rendah. Namun, kami menetapkan uang kuliah berdasarkan kemampuan orang tua, yang dibuktikan dengan gaji dan kemampuan orang tua,” klarifikasi Sukartiningsih.

Selain itu, Sukartiningsih menyampaikan bahwa pihak rektorat akan memberikan keringanan bagi mahasiswa yang merasa terbebani dengan memberikan opsi angsuran pembayaran IPI sesuai prosedur yang telah ditentukan.

Di hari yang sama, Menteri Pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi, Nadiem Anwar Makarim menyampaikan keputusan pembatalan kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Pembatalan kebijakan ini dilakukan guna menindaklanjuti masukan masyarakat terkait implementasi UKT tahun ajaran 2024/2025.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Dirjen Diktiristek), Abdul Haris, menindaklanjuti arahan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, terkait dengan pembatalan kenaikan uang kuliah tunggal (UKT) tahun akademik 2024/2025 di Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

“Keputusan ini menunjukkan bahwa kami senantiasa mendengarkan aspirasi masyarakat dan selalu menindaklanjutinya secara serius. Kami berkomitmen menyelenggarakan kebijakan pendidikan tinggi yang berkeadilan dan inklusif, serta memastikan agar tidak ada anak Indonesia yang mengubur mimpinya berkuliah di perguruan tinggi negeri karena kendala finansial,” tandas Dirjen Diktiristek.

(dna/gs/emf/rla)

You Might Also Like

“Kaltim Jadi Anak Tiri” : Massa Soroti Lambatnya Respon Pemerintah

Mengusung Semangat “See. Think. Tell” LPM Sketsa Unmul Cetak Bibit Jurnalis Muda Lewat PJTD 2026

Kebakaran di Lahan Rehabilitasi Hutan, Penyebab Masih Diselidiki

Problematika Tak Kunjung Berakhir : Tindakan Diskriminatif pada Komunitas LGBTIQ+ Menjadi Persoalan Serius

Tindakan Diskriminatif Berujung Aksi Kekerasan terhadap LGBTIQ+ : Perlunya Kebijakan Perlindungan Kaum Marjinal

FISIPERS UNMUL June 13, 2024
Share this Article
Facebook TwitterEmail Print
Previous Article HI Class 2024: “Explore Creativity and Innovation Through Visual Communication Design”
Next Article Sekolah Sungai: Inrela Bersinergi, Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected

Instagram Follow
Youtube Subscribe

Latest News

“Kaltim Jadi Anak Tiri” : Massa Soroti Lambatnya Respon Pemerintah
Berita
Mengusung Semangat “See. Think. Tell” LPM Sketsa Unmul Cetak Bibit Jurnalis Muda Lewat PJTD 2026
Berita Event
Kebakaran di Lahan Rehabilitasi Hutan, Penyebab Masih Diselidiki
Berita
Problematika Tak Kunjung Berakhir : Tindakan Diskriminatif pada Komunitas LGBTIQ+ Menjadi Persoalan Serius
Berita
//

Resmi didirikan pada tahun 2022, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS merupakan unit kegiatan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman yang berfokus pada bidang jurnalistik dan multimedia.

Menu Lainya

  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • GALERI
  • BOOKLET

Kategori

  • BERITA
  • SEPUTAR FISIP
  • EDUKASI
  • EVENT
  • HIBURAN DAN GAYA HIDUP
  • OPINI
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    

© 2026 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS - Fakulltas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman

Selamat Datang Di FISIPERS

Good News, Good Ideas!

https://fisipers.fisip.unmul.ac.id

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?