FISIPERS - Good News, Good IdeasFISIPERS - Good News, Good Ideas
  • Home
  • Berita
  • Opini
  • Seputar FISIP
  • Kategori Lainya
    • Edukasi
    • Event
    • Hiburan dan Gaya Hidup
  • PROFIL
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Galeri
    • Booklet
Reading: Pelemahan Rupiah Picu Kenaikan Biaya Hidup, Mahasiswa Mulai Perketat Pengeluaran
Share
Notification Show More
Latest News
Receipt Photo Pertama di FISIP UNMUL : Solusi Mengabadikan Momen dengan Harga Terjangkau
July 9, 2026
Menjadi alternatif kantin di FISIP, Es Teh Picip Hadirkan Berbagai Jenis Hidangan
July 4, 2026
Mahasiswa UNMUL Soroti Skema KKN Kolaboratif yang Dinilai Belum Selaras dengan Kebutuhan Desa
July 3, 2026
Dorong Generasi Muda Mengeksplorasi dan Mengapresiasi Kreativitas di MIKFEST 2026
June 29, 2026
Pelemahan Rupiah Picu Kenaikan Biaya Hidup, Mahasiswa Mulai Perketat Pengeluaran
June 29, 2026
Aa
Aa
FISIPERS - Good News, Good IdeasFISIPERS - Good News, Good Ideas
  • Berita
  • Seputar FISIP
  • Edukasi
  • Event
  • Opini
  • Hiburan dan Gaya Hidup
  • Categories
    • Seputar FISIP
    • Opini
    • Berita
    • Hiburan dan Gaya Hidup
    • Event
    • Edukasi
  • Bookmarks
  • Lainya
    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Galeri
Have an existing account? Sign In
  • Advertise
© 2026 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS - Fakulltas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman
FISIPERS - Good News, Good Ideas > Blog > Berita > Pelemahan Rupiah Picu Kenaikan Biaya Hidup, Mahasiswa Mulai Perketat Pengeluaran
Berita

Pelemahan Rupiah Picu Kenaikan Biaya Hidup, Mahasiswa Mulai Perketat Pengeluaran

FISIPERS UNMUL
By FISIPERS UNMUL Published June 29, 2026
Last updated: 2026/06/29 at 9:02 PM
Share
Source : https://jakartaglobe.id/business/rupiah-is-considered-among-worlds-10-weakest-but-is-that-true
SHARE

FISIPERS – Mahasiswa FISIP UNMUL mulai merasakan dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sepanjang tahun 2026. Kenaikan harga pokok, transportasi, hingga kebutuhan akademik membuat mahasiswa harus menyesuaikan pola pengeluaran dan lebih cermat lagi dalam mengelola keuangan.

Nilai tukar rupiah merupakan salah satu indikator penting yang mencerminkan kondisi perekonomian Indonesia. Dalam beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin melemah akibat berbagai faktor, seperti ketidakpastian ekonomi global, tingginya suku bunga AS, konflik geopolitik internasional, serta dinamika ekonomi domestik. Pada tahun 2026, nilai tukar rupiah bahkan sempat menyentuh di atas Rp 18.000 per dolar AS, yang menjadi salah satu titik terlemah dalam sejarah pergerakan rupiah.

Dilansir Kompas.com, analisis ekonom dari UGM dan Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira, pelemahan rupiah memicu imported inflation (inflasi impor) yang menyebabkan kenaikan harga kebutuhan pokok, biaya transportasi, energi, dan biaya hidup harian. Dampak ini paling dirasakan oleh kelompok dengan pendapatan tetap, seperti mahasiswa dan perantau, karena uang saku atau pendapatan mereka tidak naik secepat kenaikan harga barang dan jasa.

Mery Maharani, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik FISIP UNMUL, mengaku mulai menyadari adanya pelemahan rupiah pada saat harga bahan baku pokok mengalami kenaikan.

“Semenjak bahan baku pokok mulai naik, dan itu sangat merugikan bagi UMKM seperti saya, kalau bahan pokok sudah mulai naik berarti ada sesuatu di nilai rupiah yang lemah di pasar global,” ujar Mery pada Senin (22/6).

Menurutnya, kenaikan harga paling terasa pada bahan baku makanan, bahan bakar minyak, serta bahan baku bangunan.

“Pastinya bahan baku makanan, bensin, dan bagi real estate kerugiannya ada pada bahan baku bangunan,” ujar Mery.

Di sisi lain, Mery juga menilai bahwa meskipun biaya pendidikan seperti Uang Kuliah Tunggal (UKT) tidak mengalami perubahan, mahasiswa tetap terdampak melalui meningkatnya biaya kebutuhan sehari-hari.

“Kalau dalam perkuliahan menurut saya tidak, karena UKT tidak terpengaruh. Namun dalam kehidupan sehari-hari seperti kebutuhan sandang, pangan, papan, dan kebutuhan tugas kuliah, lemahnya nilai tukar rupiah sangat berpengaruh karena semua harganya naik,” ujarnya.

Selain itu, ia mengungkapkan adanya kenaikan harga sejumlah kebutuhan rumah tangga di lingkungan tempat tinggalnya. Salah satunya adalah harga tabung gas berwarna merah muda  yang naik dari Rp240.000 menjadi Rp270.000.

“Naiknya Rp30.000 ini cukup merugikan karena dengan uang sebesar itu sebenarnya bisa digunakan untuk membeli kebutuhan lain,” ujar Merry.

Menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu akibat pelemahan nilai tukar rupiah, Mery mengaku harus lebih cermat dalam mengelola keuangan sehari-hari. Ia mulai mengurangi pengeluaran yang tidak mendesak, memprioritaskan kebutuhan pokok, serta berusaha menyisihkan sebagian uang yang dimiliki sebagai bentuk antisipasi terhadap kenaikan harga yang masih mungkin bisa terjadi.

“Lebih bijak dalam mengelola keuangan, membeli apa yang dibutuhkan bukan apa yang kita inginkan, lebih sering menyimpan uang, jika uangnya cukup bisa mulai investasi ke emas sedikit demi sedikit,” ujar Mery.

Adapun mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan angkatan 2025, Abi, juga merasakan dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap kehidupan sehari-hari. Ia mengaku mulai menyadari kondisi tersebut sejak awal tahun 2025 ketika harga berbagai kebutuhan pokok terus mengalami kenaikan.

“Sebenarnya saya baru merasakan di tahun 2025 awal yang dimana kenaikan barang dari minyak hingga kebutuhan pokok lainnya, perlahan demi perlahan naik terus. Saya mengira ada terjadi sesuatu yang mengakibatkan harga melonjak setiap tahunnya, ternyata saya sadar ini berkaitan dengan melemahnya nilai rupiah Indonesia,” ujar Abi pada (25/6).

Menurutnya, mahasiswa menjadi salah satu kelompok yang terdampak oleh kondisi tersebut karena sebagian besar belum memiliki penghasilan tetap.

Di lingkungan tempat tinggal dan kampus, Abi juga mengamati adanya kenaikan harga berbagai kebutuhan. Harga sembako dan makanan di warung mengalami peningkatan sehingga ia mulai mencari cara untuk menghemat pengeluaran, termasuk memilih rute perjalanan yang lebih dekat agar penggunaan bahan bakar lebih efisien.

“Harga sembako naik, makanan di warung warung ikut naik, dan untuk jalan menggunakan sepeda motor saya sering menghitung jalan tercepat untuk sampai ke tujuan biar menghemat minyak,” ujarnya.

Menurut Abi, pelemahan rupiah berdampak langsung pada kondisi keuangan mahasiswa karena banyak kebutuhan sehari-hari masih bergantung pada barang impor. 

“Banyak barang dan kebutuhan kita sehari-hari itu harganya bergantung pada impor. Ketika rupiah melemah, harga barang impor otomatis naik, dan itu merembet ke semua hal. Mulai dari bahan makanan, bahan bakar, sampai perangkat teknologi yang kita butuhkan untuk kuliah,” katanya.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, Abi mulai menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Ia membuat catatan pengeluaran harian, memprioritaskan kebutuhan pokok, mengurangi pengeluaran yang tidak mendesak, serta merintis usaha Kampoeng Vapor sebagai sumber pendapatan tambahan guna membantu memenuhi kebutuhan selama menempuh pendidikan.

“Saya mulai lebih  sering membuat catatan pengeluaran harian. Saya prioritaskan kebutuhan primer dulu, kurangi jajan atau nongkrong yang tidak perlu. Saya mulai bangun usaha Kampoeng Vapor untuk bisa membantu kehidupan saya berkuliah,” tutup Abi.

Berdasarkan keterangan kedua narasumber, pelemahan nilai tukar rupiah dirasakan melalui kenaikan harga berbagai kebutuhan sehari-hari, seperti bahan pokok, transportasi, dan sejumlah kebutuhan akademik. Kondisi tersebut membuat mahasiswa melakukan berbagai penyesuaian dalam mengelola keuangan, mulai dari memprioritaskan kebutuhan pokok, mengurangi pengeluaran yang tidak mendesak, hingga mencari sumber pendapatan tambahan untuk membantu memenuhi kebutuhan selama menjalani perkuliahan.

 

(nad/eny/sss)

 

Sumber:

https://www.kompas.com/tren/read/2026/06/08/070000665/rupiah-melemah-ekonom-ungkap-4-dampak-yang-perlu-diwaspadai-masyarakat-dan

https://www.detik.com/sumut/bisnis/d-8497509/penyebab-rupiah-melemah-dan-dampaknya-untuk-indonesia?utm_source=copy_url&utm_campaign=detikcomsocmed&utm_medium=btn&utm_content=sumut

https://www.kompas.com/tren/read/2025/04/08/220000865/ihsg-anjlok-dan-nilai-rupiah-melemah-apa-dampaknya-bagi-publik-?utm_source=Various&utm_medium=Referral&utm_campaign=traffic_share-9af519a2943304bc02ce4f3d6704a091

https://www.kompas.com/tren/read/2026/05/12/153000465/rupiah-melemah-ekonom–harga-pangan-transportasi-dan-energi-terancam-naik

 

You Might Also Like

Receipt Photo Pertama di FISIP UNMUL : Solusi Mengabadikan Momen dengan Harga Terjangkau

Mahasiswa UNMUL Soroti Skema KKN Kolaboratif yang Dinilai Belum Selaras dengan Kebutuhan Desa

FISIP Resmi Bangun Gedung Baru, 3 Prodi Tempati Fasilitas yang Lebih Representatif

Nobar “Pesta Babi” Digelar di FISIP UNMUL, Mahasiswa Soroti Isu Ekologi dan Kemanusiaan di Papua

BEM KM Unmul: Undangan Debat Gubernur Sudah Dikirim Tiga Kali

FISIPERS UNMUL June 29, 2026
Share this Article
Facebook TwitterEmail Print
Previous Article Menumbuhkan Potensi Digital dan Edukasi di Desa Bunga Putih, HIMAKSI FISIP UNMUL Luncurkan Program “Dedicated.com”
Next Article Dorong Generasi Muda Mengeksplorasi dan Mengapresiasi Kreativitas di MIKFEST 2026

Stay Connected

Instagram Follow
Youtube Subscribe

Latest News

Receipt Photo Pertama di FISIP UNMUL : Solusi Mengabadikan Momen dengan Harga Terjangkau
Berita Hiburan dan Gaya Hidup Seputar FISIP
Menjadi alternatif kantin di FISIP, Es Teh Picip Hadirkan Berbagai Jenis Hidangan
Hiburan dan Gaya Hidup Seputar FISIP
Mahasiswa UNMUL Soroti Skema KKN Kolaboratif yang Dinilai Belum Selaras dengan Kebutuhan Desa
Berita
Dorong Generasi Muda Mengeksplorasi dan Mengapresiasi Kreativitas di MIKFEST 2026
Event
//

Resmi didirikan pada tahun 2022, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS merupakan unit kegiatan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman yang berfokus pada bidang jurnalistik dan multimedia.

Menu Lainya

  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • GALERI
  • BOOKLET

Kategori

  • BERITA
  • SEPUTAR FISIP
  • EDUKASI
  • EVENT
  • HIBURAN DAN GAYA HIDUP
  • OPINI
July 2026
M T W T F S S
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    

© 2026 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS - Fakulltas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman

Selamat Datang Di FISIPERS

Good News, Good Ideas!

https://fisipers.fisip.unmul.ac.id

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?