Samarinda, 22 Juni 2026 – Perkembangan ruang siber yang sangat masif menuntut pentingnya penguatan literasi digital, optimalisasi media sosial untuk branding wilayah, hingga penanaman edukasi finansial sejak dini bagi generasi muda di tingkat desa. Di tengah dinamika tersebut, kehadiran ruang kolaborasi dan kedekatan emosional yang erat antara masyarakat dan akademisi menjadi kunci utama agar transfer pengetahuan berjalan harmonis, berdampak, serta berkelanjutan bagi kemajuan Desa Bunga Putih, Kecamatan Marang Kayu, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Merespons kebutuhan tersebut, Himpunan Mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi (HIMAKSI) FISIP Universitas Mulawarman hadir membawa solusi nyata melalui program pengabdian masyarakat tahunan bertajuk “Dedicated.com”. Selama 7 hari penuh, mulai dari tanggal 14 hingga 20 Juni 2026, para mahasiswa Ilmu Komunikasi ini terjun langsung untuk menyalurkan ilmu perkuliahan mengenai teknologi komunikasi, pencegahan disinformasi, serta pengelolaan media guna meningkatkan partisipasi aktif warga desa.
Program ini telah sukses terlaksana selama 3 tahun berturut-turut di Desa Bunga Putih. Pada tahun ini dikemas melalui sejumlah kegiatan taktis guna menjawab kebutuhan berbagai lini usia masyarakat desa:
Menyadari pentingnya hubungan emosional yang erat antara mahasiswa dan warga, program ini dibuka dengan KLIK (Kolaborasi Lewat Interaksi Kekeluargaan). Kegiatan berupa makan malam bersama warga desa ini sukses menjadi pintu awal kedekatan, perkenalan, serta bonding yang hangat.
Untuk mengatasi kurangnya literasi digital di kalangan dewasa, HIMAKSI menggelar sosialisasi dan diskusi LOGIN (Logika Internet) dengan target para orang tua dan warga desa. Warga dikenalkan pada fenomena penipuan digital dan jenis-jenis hoaks, serta diarahkan untuk selalu menyaring informasi sebelum membagikannya. Warga dengan antusias datang dan ikut membagikan pengalaman pribadi mereka agar bisa lebih bijak menggunakan platform digital.
Guna menjawab minimnya pemanfaatan media sosial, program HTS (Hindari Tertinggal Sosmed) dihadirkan bagi pemuda-pemudi Karang Taruna desa. Mereka dibekali materi dasar pengambilan konten, teknik editing, serta pentingnya digital branding agar Desa Bunga Putih dapat dikenal lebih luas di ranah digital. Para pemuda langsung mempraktikkan pembuatan video unik mengenai branding desa yang kemudian ditonton bersama.

Ketua Karang Taruna Desa Bunga Putih, Tanil, mengungkapkan manfaat besar kegiatan ini. “Anak-anak Karang Taruna sangat senang bisa hadir dalam kegiatan ini, namun sebaliknya malahan yang nggak bisa hadir itu mereka menyesal dan menyayangkan karena tidak bisa hadir. Kami ucapkan terima kasih, karena kegiatan seperti ini sangat membantu baik para pemuda maupun warga yang ada di Desa Bunga Putih,” ujarnya.
Untuk menanamkan kesadaran finansial sejak usia dini, HIMAKSI melaksanakan kegiatan GEMAR (Gerakan Menabung Anak Rajin) di SDN 006 Marang Kayu. Melalui metode yang menyenangkan, anak-anak diberikan sosialisasi dan praktik menabung, termasuk membuat celengan kreatif dari memanfaatkan barang bekas daur ulang.

Tak hanya program formal, kebersamaan dipererat melalui pemutaran layar tancap SINEMA (Sesi Interaksi dan Nonton Bersama) pada malam hari. Selama satu minggu, mahasiswa HIMAKSI juga melebur dalam aktivitas harian warga, mulai dari gotong royong di tiap Dasawisma, pengajian, tahlilan, peringatan malam 1 Suro, hingga nonton bareng (nobar) Piala Dunia. Sebagai aksi nyata digitalisasi, mahasiswa juga mendata dan mendokumentasikan titik-titik strategis desa untuk dimasukkan ke dalam Google Maps agar wilayah Desa Bunga Putih lebih mudah diakses publik.
Keaktifan ini dirasakan langsung dampaknya oleh warga. Kepala BPD Bunga Putih, Mustang, memberikan pandangannya, “Saya selama tiga tahun ini selalu mengamati setiap kedatangan HIMAKSI, saya bukan membandingkan, tapi ini pandangan saya selaku warga. Saya merasa HIMAKSI ini sangat gercep padahal programnya hanya satu minggu saja, begitu mereka datang mereka langsung menjalankan programnya. Berbeda dengan yang KKN waktunya sangat panjang, tapi rasanya program yang dibawakan itu sedikit sekali.”
Penutupan Penuh Haru dan Ikatan Emosional yang Mendalam Meskipun berlangsung dalam waktu yang relatif singkat, kedekatan yang terbangun telah mengikat rasa emosional yang sangat dalam antara mahasiswa dan masyarakat. Pada malam Closing Ceremony yang dilanjutkan dengan After Party, suasana seketika berubah menjadi campuran antara senang dan haru.
Kepala Dusun Desa Bunga Putih, Giswo, menyampaikanapresiasinya, “Terima kasih telah berkontribusi banyak untuk desa kami, kami memohon maaf jikalau ada yang kurang berkenan di hati adik-adik mahasiswa sekalian.”
Revanata selaku Ketua Panitia Dedicated.com turut menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada seluruh elemen Desa Bunga Putih yang telah menjadi wadah pengabdian sekaligus ruang belajar bagi mahasiswa selama tiga tahun berturut-turut.

“Harapan saya untuk mahasiswa-mahasiswa terkhususnya Ilmu Komunikasi, sekiranya ilmu yang didapat di perkuliahan dapat disalurkan kepada masyarakat-masyarakat yang membutuhkan. Lagipula ilmu-ilmu yang kita dapatkan itu cukup penting dan cukup berguna untuk orang-orang di luar sana,” tutur Revanata.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Bunga Putih, Edi Saring, menegaskan bahwa seluruh rangkaian program ini memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kemajuan desa di masa depan.
“Kami atas nama pemerintah, mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya atas kehadiran mahasiswa dari HIMAKSI UNMUL selama tiga tahun yang selalu membawakan program pendidikan dan turut berkolaborasi bersama warga desa baik itu gotong royong, kegiatan dasawisma, itu semua sangat sangat bermanfaat. Harapan kami kedepannya HIMAKSI bisa kembali datang ke Desa Bunga Putih dan membawakan banyak program lagi,” tutur Edi.
-Humas Dedicated.com 2026

