FISIPERS - Good News, Good IdeasFISIPERS - Good News, Good Ideas
  • HOME
  • BERITA
  • OPINI
  • SEPUTAR FISIP
  • KATEGORI LAINNYA
    • SASTRA
    • EDUKASI
    • EVENT
    • HIBURAN DAN GAYA HIDUP
  • PROFIL
    • TENTANG KAMI
    • KONTAK
    • GALERI
    • BOOKLET
    • SEJARAH
Reading: Ayam Jantan Tanpa Jengger
Share
Notification Show More
Latest News
Di Balik Polemik Gratispol, Kejelasan Informasi Pemerintah Jadi Sorotan
September 21, 2026
Polemik Gratispol dan Tantangan Jurnalisme di Tengah Arus Informasi
September 21, 2026
WiFi FISIP Terganggu, Hambat Aktivitas Akademik Mahasiswa
September 21, 2026
“Kaltim Jadi Anak Tiri” : Massa Soroti Lambatnya Respon Pemerintah
September 5, 2026
Mengusung Semangat “See. Think. Tell” LPM Sketsa Unmul Cetak Bibit Jurnalis Muda Lewat PJTD 2026
September 4, 2026
Aa
Aa
FISIPERS - Good News, Good IdeasFISIPERS - Good News, Good Ideas
  • HOME
  • BERITA
  • OPINI
  • SEPUTAR FISIP
  • KATEGORI LAINNYA
  • PROFIL
  • HOME
  • BERITA
  • OPINI
  • SEPUTAR FISIP
  • KATEGORI LAINNYA
    • SASTRA
    • EDUKASI
    • EVENT
    • HIBURAN DAN GAYA HIDUP
  • PROFIL
    • TENTANG KAMI
    • KONTAK
    • GALERI
    • BOOKLET
    • SEJARAH
Have an existing account? Sign In
© 2026 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS - Fakulltas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman
FISIPERS - Good News, Good Ideas > Blog > Sastra > Ayam Jantan Tanpa Jengger
Sastra

Ayam Jantan Tanpa Jengger

FISIPERS UNMUL
By FISIPERS UNMUL Published August 7, 2026
Last updated: 2026/08/07 at 9:25 PM
Share
SHARE

PERHATIAN! Tulisan berikut merupakan tulisan yang dikirim ke alamat email Redaksi FISIPERS sebagai salah satu wadah bagi mahasiswa FISIP UNMUL untuk membagikan dan mempublikasikan karya tulis milik mereka. Segala bentuk karya yang diunggah telah melalui kajian serta pertimbangan oleh tim Redaksi FISIPERS agar tetap sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Sekelompok ayam akan mengajari anak ayam bagaimana hidup selayaknya ayam, pun para babi akan mengajari anak babi bagaimana hidup sebagai babi. Hanya di kampus ku temui sebagian akademika mengajari gonggongan ala preman pada “anak” baru.

Ketika informasi hasil seleksi mahasiswa di umumkan, sumringah diriku sebab pernyataan lulus yang tertuang di dalamnya. “Ahh, dunia akademik itu,” pikirku “Wadah para intelektual yang gemar mengolah data dan logika.” Lanjutku. Tinggi harapku padanya, sebab setiap pasang mata di bumi mengagung-agungkannya. “Jelas tiada perilaku buruk padanya.”

Kurayakan, pada kewajibannya dengan kertas administratif ku penuhi, pada aksi yang “diwajibkan” ku jalani. “Akan ada awal yang baik!” pikirku, agar tubuh sanggup menanggung bebannya.

Lantas tibalah masa yang pada pokoknya adalah “pengkaderan anak baru”, masa di mana ekspektasi itu luruh bak daun dihempas angin. Jadwal yang menghimpit ibadah subuh, tersaing berkokok para mahasiswa dari ayam jantan. Meski tiada masalah bagiku, sebab bumi Allah adalah suci.

Tibaku di dekatnya, masing-masingnya digeluti rayuan sibuk, dikekang rasa takut, ingin menampikkan kebolehannya. Semua penuh terka, apa yang ada di sana, apakah baiknya, atau tidak?

Raung tudingan itu meluncur mulus bersama irama lembut, tanpa filter melesat pada indra setiap “anak” baru. Aksi yang ada takku temui kewajiban pada perkuliahannya, bahkan pada ilmu hukum yang telah kujalani setahun lebih awal. Pada yang buruknya, kutarik simpulan, tiada budaya akademik di sini. Pada yang baiknya kutarik simpulan, adab dalam bicara.

“Akademika mana yang menggonggong, sebab tinggi penghormatan padanya. Akademika mana yang menuding, sebab luas dialektika padanya. Akademika mana yang sia-sia pada aksinya, sebab selalu bercahaya pada tindakannya. Sungguh tiada budaya akademik disini, kecewa aku ada padanya.”

Mudah ku berkelahi untuk mendapat gonggongan, mudah ku mencela untuk mendapat tudingan, mudah ku bermalasan untuk mendapat sia. Tidak di tempat ini, di tempat yang diagungkan manusia. Mesti ada budaya akademik padanya, pudarlah budaya buruk padanya. Yang mesti di jejal dengan semangat ilmiah, sudahi dijejal dengan sia.

Semestinya mahasiswa adalah cahaya, yang manfaatnya pun ikut dinikmati oleh setiap ciptaan-Nya. Tiada waktu baginya tuk gonggongan dan sia.

 

Nama : Irham Saputra

Prodi : Ilmu Pemerintahan
Angkatan : 2025

You Might Also Like

Si Bungsu dan Tekadnya

Rumah ke Rumah

FISIPERS UNMUL August 7, 2026
Share this Article
Facebook TwitterEmail Print
Previous Article Mahasiswa Baru Program Studi Pemerintahan Integratif Perdana Ikuti PKKMB UNMUL
Next Article PKKMB UNMUL 2026 Diselenggarakan di Luar Ruangan, FISIP Fasilitasi Kebutuhan Mahasiswa

Stay Connected

Instagram Follow
Youtube Subscribe

Latest News

Di Balik Polemik Gratispol, Kejelasan Informasi Pemerintah Jadi Sorotan
Uncategorized
Polemik Gratispol dan Tantangan Jurnalisme di Tengah Arus Informasi
Berita Event
WiFi FISIP Terganggu, Hambat Aktivitas Akademik Mahasiswa
Berita Seputar FISIP
“Kaltim Jadi Anak Tiri” : Massa Soroti Lambatnya Respon Pemerintah
Berita
//

Resmi didirikan pada tahun 2022, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS merupakan unit kegiatan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman yang berfokus pada bidang jurnalistik dan multimedia.

Menu Lainya

  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • GALERI
  • BOOKLET

Kategori

  • BERITA
  • SEPUTAR FISIP
  • EDUKASI
  • EVENT
  • HIBURAN DAN GAYA HIDUP
  • OPINI
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    

© 2026 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS - Fakulltas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman

Selamat Datang Di FISIPERS

Good News, Good Ideas!

https://fisipers.fisip.unmul.ac.id

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?