FISIPERS – Menjelang PEMIRA FISIP 2026, pemahaman mahasiswa baru terhadap pesta demokrasi di tingkat fakultas menjadi salah satu hal yang perlu disoroti. Beberapa mahasiswa baru mengaku belum sepenuhnya memahami mekanisme berjalannya PEMIRA, mulai dari tahap pemilihan hingga peran mahasiswa baru dalam menentukan pemimpin di lingkungan kampus, (5/10/2026).
Salah satu mahasiswa baru Ilmu Pemerintahan, Anfal, mengungkap bahwa ia masih belum memahami bagaimana mekanisme berjalannya PEMIRA, ia merasa mahasiswa baru perlu diberi edukasi terkait PEMIRA.

“Saya selaku mahasiswa baru, tentunya masih cukup kurang memahami tentang kondisi dan sistem PEMIRA. Jadi kami selaku mahasiswa baru, tentunya sangat membutuhkan sosialisasi terkhususnya dari organisasi yang berkaitan dengan Pemira tersebut,” ujarnya, (05/10/2026)
Anfal menyatakan bahwa peran organisasi yang berkaitan langsung dengan PEMIRA memiliki peran dalam penyampaian informasi yang akan didapat mahasiswa baru. Sosialisasi dapat menjadi salah satu upaya dalam memperkenalkan proses berjalannya pesta demokrasi di tingkat fakultas.
Dalam proses PEMIRA, menentukan pemimpin yang tepat adalah hal yang krusial. Salah satu mahasiswa baru Administrasi Bisnis menjelaskan bahwa dalam proses memilih pemimpin, ia perlu mengenal dan mengetahui latar belakang serta visi misi para calon.

“Informasi yang saya butuhkan adalah bagaimana pemungutan suaranya dilakukan, latar belakang serta visi misi calon calonnya dan sebagai mahasiswa baru itu sangat berpengaruh terhadap terpilihnya calon calon,” ucap Anfal.
Selain Anfal, beberapa mahasiswa baru Ilmu Komunikasi, Rasty, Syarifah, dan Kayla juga mengaku bahwa dalam proses pemilihan dibutuhkan adanya transparansi agar mahasiswa baru mengetahui tahapan dan mekanisme PEMIRA secara jelas.

PROPERTY OF FISIPERS (by : Riska)
“Yang pertama itu pastinya transparansi ya. Pemilihannya tuh dilakukan dengan terbuka, pokoknya selalu diinfokan. Jadi, misalnya pemilihannya itu jadwalnya terstruktur, terus juga kandidatnya tertera dengan jelas, terus visi misi mereka, dan juga untuk pemilihannya itu alurnya dijelaskan karena kita kan mahasiswa baru belum tahu banyak hal,” ujar mereka.
Tidak hanya dalam prosesnya, mahasiswa baru juga berharap setelah berjalannya PEMIRA, kandidat yang terpilih dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik serta merealisasikan visi misi yang telah mereka serukan di PEMIRA yang akan mendatang.
Anfal kembali menambahkan, “tentu harapan saya dengan adanya PEMIRA tahun ini bisa berjalan dengan baik, kemudian siapapun yang terpilih, kita harus bisa menerima, dan harapan saya juga terhadap yang akan terpilih di Pemira tahun ini, bisa menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dan amanahnya dengan sebaik mungkin, dan tolong jangan mengecewakan kami selaku mahasiswa. Itu pesan saya.”
(mei)

