FISIPERS – Tim futsal FISIP UNMUL kembali berlaga dalam National Collegiate Futsal Series (NCFS) Regional Samarinda 2026 sebab lolos ke babak final setelah bertanding beberapa hari sebelumnya. Pertandingan babak final tersebut digelar di GOR Kadrie Oening pada Senin, 16 Februari 2026.
Aditya selaku Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa Olahraga (UKM O) FISIP UNMUL sekaligus manager tim FISIP UNMUL mengaku tidak menyangka akan berada di titik ini. Terlebih ini adalah kali pertama FISIP UNMUL mengikuti ajang pertandingan seperti NCFS.
“Sebetulnya, di awal kami tidak pernah berpikir untuk bisa tembus ke final. Tapi memang kami optimis dengan tim yang ada, bahwa kami siap untuk memberikan kejutan,” ujar Adit.

Aditya merasa senang sebab malam itu tim FISIP UNMUL berhasil memperoleh juara 2, seperti yang diutarakannya dalam wawancara bersama awak FISIPERS, “Ya, tentu saja cukup senang lah. Pertama itu saja kami ingin membuktikan kepada semua orang bahwa FISIP bukanlah fakultas kecil. FISIP adalah fakultas besar. Dan hari ini kita membuktikan kita bisa menjadi juara dua.”

Tak hanya itu, Muhammad Faisal Aziz selaku pembina UKM O FISIP UNMUL yang mendampingi tim FISIP UNMUL sejak hari pertama hingga babak final turut mengutarakan rasa syukurnya atas juara yang telah diperoleh.
“Alhamdulillah, puji syukur. Kita harus bersyukur tim ini bisa menjadi runner-up. Kerja keras dari semua elemen itu sangat penting dalam meraih juara dua ini.”
Faisal menyatakan bahwa, “Alhamdulillah dari fakultas sendiri sangat mendukung, terutama terkait dengan IKU (Indikator Kinerja Utama). Itu juga berpengaruh pada prestasi mahasiswa itu sendiri kedepannya.”
IKU sendiri adalah alat ukur capaian kerja suatu institusi (dalam konteks ini yang dimaksud adalah perguruan tinggi/universitas) yang berorientasi pada hasil, terlebih untuk hasil di luar kampus.
Pada hari itu, kejuaraan tidak hanya diperoleh oleh tim futsal FISIP UNMUL. Kabar baik juga terdengar di kalangan supporter yang malam itu dianugerahi sebagai best supporter.
“Kita sebenarnya best supporter ini cuma berharap untuk tim kita bertanding seterusnya sampai ke babak final, dan kita nggak ada bener-bener sama sekali untuk menyangka menjadi best supporter karena persiapan kami juga sangat kurang dan minim,” tutur Azzam selaku koordinator supporter.
Azzam berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari para supporter, pihak fakultas, hingga pihak Ikatan Keluarga Alumni (IKA) yang turut memberikan dukungan berupa dana yang digunakan untuk menyewa alat perkusi.
Selain itu, Aditya juga menyampaikan pesannya untuk mahasiswa FISIP UNMUL, “yang pertama tentu saja, terima kasih kepada semua teman-teman mahasiswa FISIP UNMUL yang sudah mau membantu dari 0 sampai sekarang kita bisa menjadi juara 2 tingkat Samarinda. Dan harapannya semoga di tahun depan kita bisa kembali mengikuti NCFS ini dan bisa kembali masuk ke babak final bahkan bisa menjadi juara.”
(faa/jpp)

