FISIPERS - Good News, Good IdeasFISIPERS - Good News, Good Ideas
  • Home
  • Berita
  • Opini
  • Seputar FISIP
  • Kategori Lainya
    • Edukasi
    • Event
    • Hiburan dan Gaya Hidup
  • Pages
    • Tentang Kami
    • Kontak
    • Galeri
Reading: Pers Indonesia : Sarana Penting dan Simbol Kebebasan Aspirasi Rakyat
Share
Notification Show More
Latest News
Gelora Semangat FISIP pada National Collegiate Futsal Series Regional Samarinda 2026
February 15, 2026
Ironi Sebagai Pers Mahasiswa : Payung Hukum yang Tidak Jelas
February 9, 2026
Jejak Perjalanan Pers sebagai Simbol Kebebasan Demokrasi
February 8, 2026
Pers Indonesia : Sarana Penting dan Simbol Kebebasan Aspirasi Rakyat
February 8, 2026
Aksi Pencerdasan oleh Mahasiswa FISIP UNMUL : Tolak Wacana Pilkada oleh DPRD
January 20, 2026
Aa
Aa
FISIPERS - Good News, Good IdeasFISIPERS - Good News, Good Ideas
  • Berita
  • Seputar FISIP
  • Edukasi
  • Event
  • Opini
  • Hiburan dan Gaya Hidup
  • Categories
    • Seputar FISIP
    • Opini
    • Berita
    • Hiburan dan Gaya Hidup
    • Event
    • Edukasi
  • Bookmarks
  • Lainya
    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Galeri
Have an existing account? Sign In
  • Advertise
© 2026 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS - Fakulltas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman
FISIPERS - Good News, Good Ideas > Blog > Editorial > Pers Indonesia : Sarana Penting dan Simbol Kebebasan Aspirasi Rakyat
Editorial

Pers Indonesia : Sarana Penting dan Simbol Kebebasan Aspirasi Rakyat

FISIPERS UNMUL
By FISIPERS UNMUL Published February 8, 2026
Last updated: 2026/02/08 at 8:09 PM
Share
Sumber : Lintasmedia.co
SHARE

Saat ini, hampir setiap hari kita berinteraksi dengan pers. Entah melalui berita online, media sosial, televisi, radio, maupun koran. Tetapi, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan kata ‘pers’ itu sendiri?

Mengenal Pers secara umum

Menurut Hikmat dan Purnama Kusumaningrat dalam buku Jurnalistik Teori dan Praktik (2017), kata pers sendiri berasal dari bahasa Belanda pers dan Inggris press yang sama-sama berarti menekan atau mengepres. Pada masa itu, istilah tersebut mengarah ke makna penggunaan mesin cetak dan mesin ketik yang harus ditekan untuk menghasilkan suatu karya tulis dalam lembaran kertas. Istilah tersebut berkembang menjadi beberapa makna yang pada akhirnya untuk menggambarkan kegiatan atau aktivitas yang menyebarkan suatu informasi melalui media secara singkat, padat, tetapi luas jangkauannya.

Secara umum, pers adalah lembaga atau kegiatan yang mengumpulkan, mengolah, dan menyebarkan informasi kepada masyarakat melalui berbagai media seperti surat kabar, majalah, radio, televisi, hingga media digital. Informasi ini dapat berupa berita, opini, edukasi, hingga hiburan. Jadi, pers bukan hanya sekedar “menyampaikan kabar”, tetapi juga bagaimana memberikan pemahaman kepada publik atau masyarakat luas terhadap apa yang terjadi di sekitar mereka.

Menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, pers didefinisikan sebagai lembaga sosial dan sarana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik serta diakui oleh Dewan Pers. Artinya, pers punya peran penting sebagai jembatan antara fakta di lapangan dan masyarakat luas.

Awal Kemunculan Pers di Indonesia 

Sumber : kalbar.antaranews.com

Sejarah masuknya pers di Indonesia dimulai pada masa penjajahan Belanda, tepatnya pada awal abad ke-17. Pada masa ini, pers masih berada di bawah kendali penuh pemerintah kolonial dan digunakan sebagai alat administrasi, perdagangan, serta penyebaran kepentingan kolonialisme. Bentuk penerbitan yang ada belum berupa surat kabar, melainkan pamflet, selembaran, dan pengumuman resmi yang dicetak menggunakan mesin cetak milik Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC)- perusahaan dagang milik Belanda. Memasuki abad ke-18, surat kabar mulai diterbitkan secara berkala. Adapun beberapa surat kabar yang beredar pada masa tersebut antara lain Bataviasche Nouvelles (1744), Bataviasche Courant (1817), dan Bataviasche Advertentieblad (1827).

Seiring berjalannya waktu, pada awal abad ke-20 pers di Indonesia mulai berkembang dengan didorong oleh semangat kebangsaan. Salah satu pelopornya adalah Medan Prijaji, yakni surat kabar berbahasa Melayu pertama yang sepenuhnya dikelola oleh pribumi di masa Hindia Belanda. Didirikan oleh Tirto Adhi Soerjo pada 1 Januari 1907 di Bandung, surat kabar ini menjadi pelopor pers nasional dan jurnalistik advokasi pertama yang menyuarakan isu-isu sosial, ketidakadilan, serta perjuangan rakyat, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya pers pribumi lainnya demi membangkitkan kesadaran nasional dan melawan kolonialisme.

Setelah Indonesia merdeka, pers berkembang sebagai sarana informasi, kontrol sosial, dan penyampaian aspirasi masyarakat. Meskipun sempat mengalami pembatasan pada masa Orde Lama dan Orde Baru, pers Indonesia memasuki era kebebasan sejak Reformasi 1998. Hingga saat ini, pers terus berkembang seiring kemajuan teknologi dan berperan penting dalam kehidupan demokrasi di Indonesia.

Penetapan Hari Pers Nasional

Setiap 9 Februari, Hari Pers Nasional diperingati bukan sekedar sebagai agenda tahunan, tapi sebagai momen untuk kembali melihat ke belakang. Kenapa tanggal ini yang dipilih? Jawabannya ada pada satu peristiwa penting dalam sejarah pers Indonesia. Pada 9 Februari 1946 di Surakarta, berdiri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) organisasi wartawan pertama di tanah air. Sejak awal, pers hadir tidak hanya untuk menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi bagian dari perjuangan dan pembentukan kesadaran kebangsaan. Berdasarkan peristiwa itu pula tanggal 9 Februari dianggap memiliki makna khusus bagi pers nasional.

Lalu, kapan Hari Pers Nasional mulai ditetapkan secara resmi? Gagasan itu mulai menguat pada 1978, saat insan pers merasa perlu ada pengakuan terhadap peran pers dalam perjalanan bangsa. Usulan tersebut dibahas dalam internal PWI dan Dewan Pers, sebelum akhirnya diajukan kepada pemerintah. Proses ini mencapai titik akhirnya pada 23 Januari 1985, ketika Presiden Soeharto menandatangani Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1985. Sejak saat itu, 9 Februari resmi ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional, dengan penegasan bahwa pers nasional memiliki sejarah perjuangan dan peran penting dalam pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Sejak penetapan tersebut, peringatan Hari Pers Nasional digelar setiap tahun di berbagai daerah secara bergantian. Lebih dari sekedar seremoni, peringatan ini menjadi ruang refleksi bersama, bagaimana pers menjalankan kebebasannya, sejauh mana tanggung jawab jurnalistik dijaga, dan bagaimana informasi disampaikan secara akurat kepada publik. Di tengah arus informasi yang semakin cepat, Hari Pers Nasional menjadi pengingat bahwa pers tetap memegang peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan kepercayaan masyarakat.

Fungsi dan Peran Pers

Secara umum, fungsi dan peran pers adalah meliputi informasi yang menyampaikan berita serta informatif yang cepat dan akurat, media edukasi yang mendidik masyarakat dengan informasi yang berkualitas, media hiburan yang menyajikan konten konten kreatif yang menghibur para penonton, dan kontrol sosial yang mengawasi jalannya pemerintahan, mengkritik, dan menyuarakan aspirasi rakyat.  Pers juga berperan dalam membangun demokrasi untuk memperkuat masyarakat agar dapat berfikir secara kritis dan demokratif, melawan hoaks sehingga pers hanya menyajikan berita yang benar dan sesuai dengan fakta, serta menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan saran, kritik, dan pendapatnya. 

Pers juga menjadi salah satu hal yang krusial untuk sebuah negara demokrasi . Pers dalam masyarakat demokrasi menandakan terlaksana atau tidaknya demokrasi itu sendiri. Semakin besar peranan pers maka semakin maju negara demokrasi tersebut. Hal ini sejalan dengan Peranan pers yang dijabarkan dalam Undang Undang Nomor 40 Tentang Pers tahun 1999 yaitu memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui informasi kenegaraan, menegakkan nilai dasar demokrasi (kebebasan berpendapat), mensosialisasikan, melaksanakan dan mengawasi pelaksanaan hukum maupun Hak Asasi Manusia (HAM), menyampaikan aspirasi dengan informasi yang tepat, akurat, dan benar, melakukan pengawasan terhadap seluruh elemen masyarakat dan pemerintahan, serta memperjuangkan keadilan dan kebenaran

Pers Mahasiswa sebagai Miniatur Pilar Demokrasi

Pers Mahasiswa adalah organisasi kemahasiswaan yang bergerak di bidang jurnalistik. Ia lahir untuk menyuarakan aspirasi mahasiswa, mengawal kebijakan kampus, dan menjaga ruang kritis di lingkungan akademik. Bukan sekadar dokumentator acara atau pembuat konten seremonial, Pers Mahasiswa sejatinya berperan sebagai pilar kebebasan berekspresi dan kontrol sosial di dalam kampus. Pers mahasiswa berfungsi sebagai media independen kalangan muda yang kritis dan analitis, yang tidak hanya meliput isu-isu di lingkungan kampus, tetapi juga permasalahan yang terjadi di masyarakat secara luas. Peran ini menjadikan pers mahasiswa sebagai aktor penting dalam memerangi disinformasi dan meningkatkan kesadaran literasi media di kalangan mahasiswa.

Sumber : tempo.co

Dilansir dari Djatinangor dan Tempo, Dewan Pers bersama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi atau yang lebih dikenal saat ini Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyepakati pada tanggal 18 Maret 2024 bahwa pers mahasiswa berada di bawah perlindungan hukum mereka. Dengan ini, maka seluruh sengketa pemberitaan pers mahasiswa akan ditangani secara professional oleh Dewan Pers, mulai dari proses peliputan hingga karya Jurnalistik yang diterbitkan. Berbeda dengan Dewan Pers, sebagai wujud transparansi, peran Kemdiktisaintek adalah memfasilitasi kampus agar dapat membawa sengketa pers mahasiswa ke Dewan Pers.

Memberikan Informasi atau menyediakan isu-isu sosial dan berperan sebagai penghubung politik yang relevan bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk mempermudah pemahaman akan isu-isu kompleks yang diusung mahasiswa. Pers mahasiswa merupakan satu dari sedikit ruang bebas yang masih dimiliki oleh mahasiswa di tengah dinamika kampus yang pragmatis (praktis atau efesien). Perannya bukan sekadar menyuarakan program, melainkan menjaga nalar kritis dan menjadi ruang alternatif bagi suara-suara yang jarang terdengar. Selain memberikan informasi, Pers Mahasiswa juga memberikan hiburan melalui konten-konten yang menarik dan menghibur bagi pembaca.

 

(faa, wfa, cc, swa, nla, nad, sss)

 

Referensi

  1. Aliansi Jurnalis Independen. (2025). Komunitas pers dan UNESCO perkuat perlindungan pers mahasiswa di era digital. AJI. https://aji.or.id/informasi/komunitas-pers-dan-unesco-perkuat-perlindungan-pers-mahasiswa-di-era-digital
  2. ANTARA News. (2025). Sejarah Hari Pers Nasional. ANTARA News. https://m.antaranews.com/berita/4623653/sejarah-hari-pers-nasional
  3. Danu, R. (2024). Resmi! Pers mahasiswa miliki payung hukum Dewan Pers dan Kemendikbud. dJatinangor.com. https://djatinangor.com/2024/04/27/resmi-pers-mahasiswa-miliki-payung-hukum-dewan-pers-dan-kemendikbud/
  4. Fadly, M. F. (2014). Analisis gaya penulisan artikel tema pendidikan di surat kabar harian Riau Pos (Skripsi). Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. https://repository.uin-suska.ac.id/4800/2/BAB%20I.pdf
  5. Fajri, W. P. (2025). Pers mahasiswa: Barisan terdepan atau sekadar penggembira? WawasanProklamator.com. https://wawasanproklamator.com/2025/05/03/pers-mahasiswa-barisan-terdepan-atau-sekadar-penggembira/
  6. Harruma, I., & Nailufar, N. N. (2022). Peran pers di Indonesia. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2022/02/13/03150011/peran-pers-di-indonesia
  7. Kompas.com. (2022). Pengertian pers dan ciri-cirinya. Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2022/02/07/120000169/pengertian-pers-dan-ciri-cirinya
  8. Kompas.com. (2024). Sejarah perkembangan pers di Indonesia. Kompas.com. https://www.kompas.com/stori/read/2024/03/08/190000179/sejarah-perkembangan-pers-di-indonesia
  9. Liputan6.com. (2024). Fungsi pers: Peran vital media massa dalam masyarakat modern. Liputan6. https://www.liputan6.com/feeds/read/5847293/fungsi-pers-peran-vital-media-massa-dalam-masyarakat-modern
  10. Meutia, I. (2024). PERSMA: Pengertian, fungsi, dan atribut yang diperlukan. Glints.com. https://glints.com/id/lowongan/persma-pers-mahasiswa-adalah/
  11. Nani. (2018). 16 peranan pers dalam masyarakat demokrasi di Indonesia. GuruPPKN.com. https://guruppkn.com/peranan-pers-dalam-masyarakat-demokrasi
  12. Nurrahim, T. (2020). Sejarah lahirnya pers di Indonesia. IndonesiaBaik.id. https://indonesiabaik.id/infografis/sejarah-lahirnya-pers-di-indonesia
  13. Perpustakaan Universitas Brawijaya. (2023). Hari Pers Nasional. Perpustakaan Universitas Brawijaya. https://lib.ub.ac.id/berita/hari-pers-nasional/
  14. Supriyanto, J. (2016). Pengertian pers – fungsi pers, ciri-cirinya, dan jenis pers. Temukan Pengertian. https://www.temukanpengertian.com/2016/02/pengertian-pers.html
  15. Tempo.co. (2024). Dewan Pers dan Kemendikbudristek teken perjanjian penguatan dan perlindungan pers mahasiswa. Tempo.co. https://www.tempo.co/politik/dewan-pers-dan-kemendikbudristek-teken-perjanjian-penguatan-dan-perlindungan-pers-mahasiswa-71159

You Might Also Like

Jejak Perjalanan Pers sebagai Simbol Kebebasan Demokrasi

FISIPERS UNMUL February 8, 2026
Share this Article
Facebook TwitterEmail Print
Previous Article Aksi Pencerdasan oleh Mahasiswa FISIP UNMUL : Tolak Wacana Pilkada oleh DPRD
Next Article Jejak Perjalanan Pers sebagai Simbol Kebebasan Demokrasi

Stay Connected

Instagram Follow
Youtube Subscribe

Latest News

Gelora Semangat FISIP pada National Collegiate Futsal Series Regional Samarinda 2026
Berita Seputar FISIP
Ironi Sebagai Pers Mahasiswa : Payung Hukum yang Tidak Jelas
Uncategorized
Jejak Perjalanan Pers sebagai Simbol Kebebasan Demokrasi
Editorial
Pers Indonesia : Sarana Penting dan Simbol Kebebasan Aspirasi Rakyat
Editorial
//

Resmi didirikan pada tahun 2022, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS merupakan unit kegiatan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman yang berfokus pada bidang jurnalistik dan multimedia.

Menu Lainya

  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • GALERI

Kategori

  • BERITA
  • SEPUTAR FISIP
  • EDUKASI
  • EVENT
  • HIBURAN DAN GAYA HIDUP
  • OPINI
February 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
« Jan    

© 2026 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS - Fakulltas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman

Selamat Datang Di FISIPERS

Good News, Good Ideas!

https://fisipers.fisip.unmul.ac.id

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?