FISIPERS - Good News, Good IdeasFISIPERS - Good News, Good Ideas
  • HOME
  • BERITA
  • OPINI
  • SEPUTAR FISIP
  • KATEGORI LAINNYA
    • EDUKASI
    • EVENT
    • HIBURAN DAN GAYA HIDUP
  • PROFIL
    • TENTANG KAMI
    • KONTAK
    • GALERI
    • BOOKLET
    • SEJARAH
Reading: Aksi Pencerdasan oleh Mahasiswa FISIP UNMUL : Tolak Wacana Pilkada oleh DPRD
Share
Notification Show More
Latest News
“Kaltim Jadi Anak Tiri” : Massa Soroti Lambatnya Respon Pemerintah
September 5, 2026
Mengusung Semangat “See. Think. Tell” LPM Sketsa Unmul Cetak Bibit Jurnalis Muda Lewat PJTD 2026
September 4, 2026
Kebakaran di Lahan Rehabilitasi Hutan, Penyebab Masih Diselidiki
August 27, 2026
Problematika Tak Kunjung Berakhir : Tindakan Diskriminatif pada Komunitas LGBTIQ+ Menjadi Persoalan Serius
August 22, 2026
Tindakan Diskriminatif Berujung Aksi Kekerasan terhadap LGBTIQ+ : Perlunya Kebijakan Perlindungan Kaum Marjinal
August 20, 2026
Aa
Aa
FISIPERS - Good News, Good IdeasFISIPERS - Good News, Good Ideas
  • HOME
  • BERITA
  • OPINI
  • SEPUTAR FISIP
  • KATEGORI LAINNYA
  • PROFIL
  • HOME
  • BERITA
  • OPINI
  • SEPUTAR FISIP
  • KATEGORI LAINNYA
    • EDUKASI
    • EVENT
    • HIBURAN DAN GAYA HIDUP
  • PROFIL
    • TENTANG KAMI
    • KONTAK
    • GALERI
    • BOOKLET
    • SEJARAH
Have an existing account? Sign In
© 2026 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS - Fakulltas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman
FISIPERS - Good News, Good Ideas > Blog > Berita > Aksi Pencerdasan oleh Mahasiswa FISIP UNMUL : Tolak Wacana Pilkada oleh DPRD
Berita

Aksi Pencerdasan oleh Mahasiswa FISIP UNMUL : Tolak Wacana Pilkada oleh DPRD

FISIPERS UNMUL
By FISIPERS UNMUL Published January 20, 2026
Last updated: 2026/02/17 at 9:46 PM
Share
SHARE

FISIPERS – Pada 19 Januari 2026, Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) FISIP UNMUL menggelar aksi pencerdasan di depan gerbang UNMUL, sebagai bentuk penolakan terhadap wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) oleh DPRD. Aksi tersebut diselenggarakan dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mempertahankan mekanisme Pilkada langsung oleh rakyat. 

Penolakan terhadap wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD menjadi fokus utama aksi pencerdasan. Mahasiswa menilai wacana tersebut sebagai bentuk kemunduran demokrasi dan pengkhianatan terhadap amanat reformasi karena berpotensi mencabut kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpinnya secara langsung.

Presiden BEM FISIP Universitas Mulawarman, Rossa Tri Rahmawati Bahri, menegaskan, “secara kelembagaan mahasiswa dengan tegas menolak pengembalian mekanisme pilkada ke DPRD. Menurut kami, wacana ini merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanat reformasi.” 

“Tidak ada ruang tawar-menawar dalam hal ini. Segala kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat harus ditolak. Hak kedaulatan rakyat, termasuk dalam menentukan pemimpinnya, harus tetap berada di tangan masyarakat. Jika wacana ini sampai disahkan, saya rasa masyarakat tidak lagi memiliki legitimasi dalam menentukan pemimpin mereka di masa depan,” pungkas Rossa saat diwawancarai oleh awak FISIPERS.

Erlangga Marjuni selaku koordinator lapangan menjelaskan bahwa rangkaian aksi pencerdasan diisi orasi-orasi dan pembacaan puisi oleh perwakilan MPM FISIP untuk membuka wawasan masyarakat Samarinda. Menurut Erlangga Marjuni, kembalinya sistem pilkada melalui DPRD sama saja dengan mengulang sejarah sebelum era reformasi. Erlangga menjelaskan, berdasarkan kajian-kajian yang dilakukan kementerian Kajian dan Aksi Strategis (Kasrat) BEM FISIP UNMUL bahwa sistem tersebut rentan terhadap praktik nepotisme, kolusi, korupsi, bahkan penyuapan.

Meskipun aksi ini diinisiasi MPM FISIP Unmul, massa yang hadir juga berasal dari berbagai mahasiswa dari fakultas lain, seperti Fakultas Hukum dan Fakultas Kehutanan.

Erlangga juga menambahkan, “Jika memungkinkan, MPM FISIP akan menindaklanjuti dengan aksi yang lebih besar. Aksi hari ini merupakan aksi pencerdasan, dan ke depan bisa saja dilakukan inovasi aksi lain, termasuk demonstrasi langsung di gedung DPR.”

Jika ada pernyataan tegas dari presiden ataupun pejabat terkait untuk tidak mengesahkan wacana tersebut, maka aksi akan berakhir sampai di situ. Namun, apabila pernyataan tersebut hanya sebatas wacana atau tidak diikuti dengan tindakan nyata, maka mahasiswa akan kembali turun ke jalan untuk menyuarakan penolakan.

Salah satu massa aksi, Kelvin Oktariano mahasiswa Hukum Universitas Indonesia, menilai aksi pencerdasan ini sebagai langkah progresif dan strategis dalam merespon wacana nasional terkait pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Menurutnya, aksi di ruang publik memiliki peran penting dalam meningkatkan eskalasi isu dan menjangkau masyarakat yang belum terpapar informasi tersebut. 

Meskipun wacana ini telah dibahas di berbagai media sosial organisasi mahasiswa, masih banyak masyarakat sipil yang belum mengetahui secara utuh karena tertutupi oleh isu lain. Oleh karena itu, aksi pencerdasan dinilai penting untuk memperluas awareness agar penolakan terhadap wacana tersebut datang dari mayoritas masyarakat.

“Salah satu caranya memang dengan mengadakan aksi aksi seperti ini di tengah jalan dan di Tengah kota, supaya massa yang sedang lewat juga melihat ada apa. Ketika mereka cari tahu nanti di berita, ternyata ada isu terkait Pilkada dipilih oleh DPRD yang ditolak oleh rakyat. Menurutku ini salah satu langkah yang cukup progresif dari teman teman yang ada di sini,” ujar Kelvin.

 

(mel/dv/faa/nj/sya/al)

You Might Also Like

“Kaltim Jadi Anak Tiri” : Massa Soroti Lambatnya Respon Pemerintah

Mengusung Semangat “See. Think. Tell” LPM Sketsa Unmul Cetak Bibit Jurnalis Muda Lewat PJTD 2026

Kebakaran di Lahan Rehabilitasi Hutan, Penyebab Masih Diselidiki

Problematika Tak Kunjung Berakhir : Tindakan Diskriminatif pada Komunitas LGBTIQ+ Menjadi Persoalan Serius

Tindakan Diskriminatif Berujung Aksi Kekerasan terhadap LGBTIQ+ : Perlunya Kebijakan Perlindungan Kaum Marjinal

FISIPERS UNMUL January 20, 2026
Share this Article
Facebook TwitterEmail Print
Previous Article Pacaran yang Membungkam Suara Anak : Refleksi Child Grooming dari Buku Broken Strings
Next Article Pers Indonesia : Sarana Penting dan Simbol Kebebasan Aspirasi Rakyat

Stay Connected

Instagram Follow
Youtube Subscribe

Latest News

“Kaltim Jadi Anak Tiri” : Massa Soroti Lambatnya Respon Pemerintah
Berita
Mengusung Semangat “See. Think. Tell” LPM Sketsa Unmul Cetak Bibit Jurnalis Muda Lewat PJTD 2026
Berita Event
Kebakaran di Lahan Rehabilitasi Hutan, Penyebab Masih Diselidiki
Berita
Problematika Tak Kunjung Berakhir : Tindakan Diskriminatif pada Komunitas LGBTIQ+ Menjadi Persoalan Serius
Berita
//

Resmi didirikan pada tahun 2022, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS merupakan unit kegiatan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman yang berfokus pada bidang jurnalistik dan multimedia.

Menu Lainya

  • TENTANG KAMI
  • KONTAK
  • GALERI
  • BOOKLET

Kategori

  • BERITA
  • SEPUTAR FISIP
  • EDUKASI
  • EVENT
  • HIBURAN DAN GAYA HIDUP
  • OPINI
September 2026
M T W T F S S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Aug    

© 2026 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FISIPERS - Fakulltas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman

Selamat Datang Di FISIPERS

Good News, Good Ideas!

https://fisipers.fisip.unmul.ac.id

Removed from reading list

Undo
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?